WARTA NU

KBNU SALAWU BANGUN PEMAHAMAN ISLAM WASTHIYAH

Ibu Istia'nah, M.Ag memberikan materi kepada peserta
Ibu Istia’nah, M.Ag memberikan materi kepada peserta

 

MediaNU. Salawu, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya mulai membangun pemahaman terhadap Islam Wasathiyah.
Seperti kegiatan yang diselenggarakan tanggal 14 September 2019 di Pesantren Al-Manshuriyah Nangerang kecamatan Salawu Tasikmalaya dengan tema Penguatan Tokoh Agama Terhadap Islam Wasathiyah ini .
“Dari 12 desa di kecamatan Salawu, tiap desa mengirimkan dua ajengan muda. Diharapkan dengan kegiatan ini seluruh peserta mampu memahami cara istinbath hukum ‘ala Islam Wasathiyah”ungkap Asep Sufian Sya’roni
KBNU kecamatan Salawu.

Asep menambahkan, dalam kegiatan tersebut peserta diberi materi Metodologi studi agama, metodologi studi quran dan metodologi studi hadits. Dengan pemateri Istia’nah, M.Ag, Asep Sufian Sya’roni dan KH. Iwan Ridwan.
“Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Ini dilihat dari respon serta kesan yang diungkapkan peserta yang hampir keseluruhan mereka meminta untuk melanjutkan kegiatan serupa dengan tema yang lebih ditingkatkan lagi”jelasnya.

Hadir juga Sekretaris PC NU Kab. Tasikmalaya Drs. H. Abdul Wahid dalam pembukaan acara tersebut, Wahid mejlaskan pentingnya warga menjaga ukhuwah sareng harus tetap berpegang pada prinsip ahlussunah wal jamaah an nahdliyah Karena diluar banyak yg mengaku NU, tapi harokah dan fikrohnya jauh dari NU.

Oleh karena itu PCNU sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan KBNU salawu ini, sebagai bentuk ikut melaksanakan program PCNU kabupaten Tasikmalaya pungkasnya

Di lain pihak, Ketua MWC NU Salawu KH Ugas Komarudin, BA berharap, dengan kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman yang komprehensif tentang Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Warga yang selama ini mengaku sebagai NU diharapkan sekembalinya ke daerah masing-masing mampu menebarkan kembali Islam yang damai. “Perkembangan keberagamaan dan agama sekarang ini sangat memprihatikan. Banyak pihak yang cenderung percaya berita-berita hoax tanpa menyaring dan tabayun kebenaran berita tersebut. Kita berharap peserta yang ikut kegiatan pulang dan menebarkan kesejukan kepada ummat melalui petunjuk dari ulama-ulama NU yang jelas sanad keilmuannya”ungkapnya. Asep Sufian Sya’roni

 

 

 

 

Saepul aziz

Tinggalkan Balasan