UncategorizedWARTA NU

Banyaknya Peserta DIKLATSAR Jadi Bukti Banser Punya Tempat Special di Hati Masyarakat

Media NU – Diklat Terpadu Dasar (DIKLATSAR) Banser dan Denwatser PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah pada 4-6 Oktober 2019 diikuti 232 peserta se-Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Satuan Kootdinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Tasimalaya Imam Mudofar mengatakan bahwa Diklatsar atau DTD merupakan jenjang kaderisasi formal yang wajib diikuti calon anggota Banser dan Denwatser.

“Diklat Terpadu Dasar atau DIKLATSAR ini merupakan jenjang kaderisasi Banser atau badan semi otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, tanpa melalui tahapan ini maka seseorang tidak bisa dikatakan sebagai seorang kader atau anggota” ujar Imam saat ditemui usai upacara pembukaan Diklatsar dan PKD jum’at (4/10/2019).

Foto: Kegiatan Diklatsar Banser/Denwatser pada Sabtu (5/10/2019)

Imam mengatakan jumlah peserta DIKLATSAR lumayan banyak, terhitung ada 232 peserta, terdiri dari calon anggota Banser dan Denwatser. Hal ini menurutnya menjadi bukti bahwa Ansor / Banser masih menjadi organisasi yang mendapatkan kepercayaan khusus di tengah masyarakat.

“Hari ini Alhamdulillah ternyata antusiasme masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya yang ingin bergabung dengan Ansor/Banser maupun Denwatser itu sangat tinggi, terlihat dari kehadiran peserta dan lain sebagainya, itu menjadi bukti bahwa Ansor / Banser itu masih menjadi organisasi yang mendapatkan tempat dan kepercayaan khusus di tengah-tengah masyarakat”

Imam juga mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Ansor/Banser tak lain karena Ansor/Banser merupakan bagian dari organisasi Islam terbesar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama.

“Hal ini tentu karena ansor banser ini merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama jadi banyak orang yang kira-kira ingin sama-sama berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama”pungkasnya.

Penulis: Budi

Tinggalkan Balasan