Kyai Muda NU Tasikmalaya, Dicaci, Berikut Penyataan Sikap PCNU Kabupaten Tasikmalaya


MEDIANUTASIKMALAYA – Kyai Muda Tasikmalaya, KH. Yayan Bunyamin M.Phil tengah mengalami cacian dan makian yang dilayangkan di media sosial salah satunya WhatsApp.
Melalui sebuah whatsApp grup miliki FPP Ciamis yang berisi komentar atau percakapan yang secara tidak langsung mencaci maki, bahkan merendahkan Kyai Muda NU Tasikmalaya, KH. Yayan Bunyamin, M.Phil.
Hal ini membuat pihak PCNU Kabupaten Tasikmalaya menyatakan sikap atas apa yang terjadi pada salah satu kader NU yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya.
Para segenap pengurus dan jajaran PCNU, Badan Otonom, dan lembaga, semuanya satu komando untuk membela dan menjaga marwah dari kyai muda Tasikmalaya, KH. Yayan Bunyamin, M.Phil.
Oleh karenanya, PCNU Kabupaten Tasikmalaya menyatakan pernyataan sikap terhadap situasi dan kondisi yang menimpa salah satu kader NU.
Berikut pernyataan sikap PCNU Kabupaten Tasikmalaya dengan nomor surat 458/PC-A.II/D.22/IX/2021, yaitu:

  1. Menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas sikap dan perilaku tidak terpuji dan jauh dari nilai-nilai akhlaqul karimah.
    Dalam percakapan whatsApp grup tersebut, terdapat ujaran kebencian yang disertai caci maki dan hinaan yang tertuju pada kyai muda NU Tasikmalaya, KH. Yayan Bunyamin, M.Phil.
    Ujaran kebencian yang terlontar tersebut sangat jauh dari nilai-nilai kebaikan atau akhlak yang baik yang sejatinya melekat dalam diri manusia apalagi seorang muslim yang baik.
  2. Mendesak pihak aparatur negara dan penegak hukum agar dapat melakukan pengusutan secara tuntas.
    Pihak PCNU Kabupaten Tasikmalaya ingin pihak aparatur negara dan penegak hukum menuntaskan pelacakan terhadap grup whatsApp tersebut.
    Hal ini dilakukan agar mencegah timbulnya konflik baru di masa depan dan gejolak dari masyaraat yang tidak terima kyai mereka diperlakukan dan dihina.
  3. Mendorong Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat untuk segera bertindak.
    Tindakan tersebut adaah dengan melakukan pembinaan, penataan, serta evaluasi terhadap organisai Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Ciamis.
    Dengan adanya pembinaan tersebut bertujuan agar keberadaan organisasi lebih baik dan bermartabat untuk kemaslahatan pondok pesantren dan ummat.
  4. Menghimbau kepada warga Nadhlatul Ulama (NU) untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas.
    Itulah penyataan sikap PCNU Kabupaten Tasikmalaya terhadap apa yang menimba salah satu kader NU Tasikmalaya, yakni Kyai Muda Tasikmalaya, KH. Yayan Bunyami, M.Phil.*** Anbiyani

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: