KAJIAN

Bahstul Masail Untuk Menjaga Tradisi

Bahstul Masail Untuk Menjaga Tradisi

KAJIAN, Warta NU
Sariwangi, MediaNUNahdlatul Ulama memiliki tradisi bermusyawarah dalam setiap menyikapi segala macam permasalahan yang berkaitan dengan hukum agama yakni melalui forum Bahtsul Masail sehingga setiap persoalan yang muncul ada jawaban lengkap dengan dalilnya Demikian ditegaskan Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam saat menghadiri Bahtsul Masail yang digelar di Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/9). "Sejak dulu tradisi NU itu ketika ada masalah berkaitan dengan hukum yang terjadi pada masyarakat, pasti selalu diselesaikan melalui forum Bahtsul Masail," jelas Kiai atam. Sementara itu Ketua Pelaksana Bahtsul Masail Ajengan Husni Aziz Mubarok menyampaikan dalam acara kali ini ada tiga bahasan masalah. Pert...
IDEOLOGI PASANTREN CIPASUNG

IDEOLOGI PASANTREN CIPASUNG

KAJIAN, Warta NU
(Refleksi dari Biografi alm. KH. Ruhiat Pendiri Pondok Pesantren Cipasung) Oleh: KH. Muhammad Rizqi Romdhon[1] Bismillah, walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah ‘amma ba’du. Dalam rangka menyambut Haul alm. KH. Ruhiat Pendiri Pondok Pesantren Cipasung yang ke 44, kami ingin berpartisipasi dengan mempersembahkan sebuah curat-coret yang merupakan kegelisahan hati kami atas hilangnya identitas dan jatidiri pada beberapa santri dan alumni Cipasung. Beberapa santri dan alumni Cipasung seakan-akan tidak mengamalkan ruh dari inti pengajaran dan pendidikan yang diajarkan oleh Cipasung. Oleh karena itu dengan adanya tulisan ini semoga bisa menjadi pengingat bagi mereka, bahwa inilah yang diajarkan oleh Cipasung. Tidak bermaksud mengajari, hanya mendongengkan kembali kisah Abah Ajen...
SEJARAH BERDIRINYA NAHDLATUL ULAMA DI TASIKMALAYA

SEJARAH BERDIRINYA NAHDLATUL ULAMA DI TASIKMALAYA

ASWAJA CENTER, KAJIAN, Warta NU
Oleh: Muhammad Rizqi Romdhon [ii] Awal mula semangat pendirian Nahdlatul Ulama (NU) di Tasikmalaya adalah datangnya salah seorang PBNU ke Tasikmalaya yaitu KH Abdullah Ubaid untuk berpidato di Masjid Agung Tasikmalaya. Ketika itu beliau membahas qadliyah kebijakan kolonial Belanda terkait suntik mayat. Dalam pidatonya di masjid tersebut beliau memfatwakan bahwa suntik mayat merupakan hal yang haram. Pidato ini mendapat aplus dan sambutan hangat dari para hadirin, polisi kolonial hampir saja menurunkan penceramah kalau tidak diteruskan dengan kalimat “kecuali kalau sangat dibutuhkan”. Peristiwa ini memberi inspirasi kepada para ajengan di Tasikmalaya untuk ikut bergabung dengan Nahdlatul Ulama. Selain peristiwa itu pula, NU telah masuk ke Tasikmalaya sekitar tahun 1928 yang dibawa oleh K...
Akad Leasing dalam Logika Fikih Muamalah

Akad Leasing dalam Logika Fikih Muamalah

KAJIAN
Akad satu ini memang merupakan bagian dari akad modern yang dikembangkan oleh para fuqaha’ ashriyah (fuqaha kontemporer). Menyimak dari struktur penyusun katanya, akad ini memang merupakan bagian dari akad murakkab (akad ganda yang dirangkai menjadi satu) sehingga kemudian dikenal sebagai akad ijarah al-muntahiyah bit tamlik (IMBT) begitu saja, yaitu akad ijarah (sewa jasa) yang digabung dengan akad tamlik (perpindahan kepemilikan). Akad ijarah memiliki titik tekan pada tamlikul manfa’ah bi ‘iwadhin ma’lumin (kepemilikan manfaat dengan ganti yang diketahui). Sementara tamlik memiliki fokus pada ja’alahu malikan lil mal, yaitu menjadikan seseorang sebagai pemilik dari sebuah harta. Alhasil, akad IMBT memiliki titik tekan pada akad sewa “barang nonfisik” dari suatu “harta fisik” yang ...
Cara Mengqadha Shalat yang Terlewat

Cara Mengqadha Shalat yang Terlewat

KAJIAN
Sebagaimana telah kita ketahui bersama, shalat merupakan kewajiban setiap Muslim. Sejak disyariatkan pada peristiwa Isra’ dan Mi’raj, dalam sehari, seorang Muslim diwajibkan untuk melaksanakan shalat fardhu sebanyak lima kali. Kewajiban yang mengikat setiap individu ini tidak bisa diwakilkan ataupun ditinggalkan. Bagi yang telah meninggalkan shalat, maka syariat Islam menuntut orang tersebut untuk melaksanakan qadla shalat. Sebelum menjelaskan bagaimana tata cara mengqadla shalat, terlebih dahulu kita akan membahas apa itu qadla. Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha dalam kitab al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhabi Imam al-Syafi’i (Surabaya: Al-Fithrah, 2000), juz I, hal. 110 menjelaskan qadla shalat sebagai berikut: وأما القضاء: فهو تدارك الصلاة بعد خروج وقتها، أو بعد أن لا يبقى من ...
Cara Berbakti pada Orang Tua yang Masih Hidup

Cara Berbakti pada Orang Tua yang Masih Hidup

KAJIAN
Setiap anak pasti mempunyai utang budi kepada orang tua atas jasa-jasa yang telah dicurahkan sepenuh hati mulai dari mengandung, menyusui, hingga tumbuh kembang dari usia kanak-kanak bahkan sampai dewasa. Dalam sebuah hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah mengatakan bahwa seorang anak tidak akan bisa membalas budi orang tua kecuali seumpama orang tua tersebut jadi budak lalu si anak membelinya untuk dimerdekakan dari status budak. لَا يَجْزِي وَلَدٌ وَالِدًا، إِلَّا أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ Artinya: “Seorang anak tidak akan mampu membalas orang tua kecuali ia menemukan orang tuanya jadi budak lalu ia membelinya kemudian memerdekakan.” (HR Muslim: 25) Namun, apakah di zaman sekarang ada orang tua yang menjadi budak? Tentu tidak ada karena kita s...
Hukum Menafkahi Kedua Orang Tua yang Non-Muslim

Hukum Menafkahi Kedua Orang Tua yang Non-Muslim

KAJIAN
Assalamu alaikum wr. wb. Redaksi bahtsul masail NU Online, sahabat saya dan istrinya alhamdulillah sudah memeluk Islam sejak empat tahun lalu. Tetapi kedua orang tuanya yang sudah tua itu tetap pada agamanya. Sementara ia juga menjadi tulang punggung orang tuanya. Pertanyaan saya, apakah ia tetap harus mencukupi kebutuhan hidup kedua orang tuanya? Terima kasih. (Singkawang) Jawaban Penanya yang budiman, semoga dirahmati Allah SWT. Pencukupan kebutuhan hidup sehari-hari atau biasa disebut nafkah merupakan kewajiban dalam Islam bagi mereka yang memiliki hubungan darah. Kewajiban pemberian nafkah itu berlaku bagi orang tua terhadap anak dan/atau cucu; bagi anak terhadap orang tua dan/atau kakek-nenek dalam konteks pertanyaan di atas, selain tuan terhadap budaknya dan suami terha...
Waktu dan Besaran Nafkah Anak Bagi Orang Tua

Waktu dan Besaran Nafkah Anak Bagi Orang Tua

KAJIAN
Assalamu 'alaikum wr. wb. Redaksi Bahtsul Masail NU Online , saya ingin bertanya. Ayah saya menambah 65 tahun dan memiliki beberapa anak. Sebagian besar sudah menikah. Selama ayah dan ibu saya hidup cukup dari usaha pensiunan. Tapi ayah saya kadang-kadang masih mengharapkan bantuan finansial dari anak-anak sebagai balas budi untuk orang tua. Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu 'alaikum wr. wb. (Aisyah / Bogor). Jawaban Assalamu 'alaikum wr. wb. Penanya yang budiman, semoga Allah SWT menurunkan rahmat-Nya untuk kita semua. Allah mengirim manusia untuk berbakti kepada kedua orang tua. Perintah ini diterima langsung antara lain di dalam Surat Luqman ayat 14-15. Dalam Surat Luqman ayat 14-15, Allah meminta manusia untuk berbakti kepada orang tua dalam segala hal. Manusia diperinta...
Anak Wajib Menafkahi Orang Tua

Anak Wajib Menafkahi Orang Tua

KAJIAN
Di dalam Islam istilah nafkah berasal dari kata nafaqah, infaq yang artinya mengeluarkan. Kata ini hanya digunakan untuk perkara yang baik saja. Fiqih mengatur perihal pernafkahan ini dengan rinci. Siapa yang harus memberi nafkah, siapa yang berhak menerima nafkah dan berbagai syaratnya. <> pada dasarnya kewajiban pemberian nafkah seorang anak kepada orang tua berdasar pada firman Allah swt. surat Luqman ayat 15, وصاحبهما فى الدنيا معروفا Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. Ayat ini menjadi dasar utama diwajibkannya seorang anak memberikan nafkah hidup kepada orang tua. Akan tetapi denga berbagai pertimbangan para fuqaha' menambahkan beberapa syarat 1) orang tua dalam keadaan fakir dan lanjut usia atau (2) orang tua dalam keadaan fakir dan gila. Demikia...
Mengaku NU, Harus Sejalan Dengan Organisasi NU Dalam 4 Hal Ini

Mengaku NU, Harus Sejalan Dengan Organisasi NU Dalam 4 Hal Ini

KAJIAN
MediaNU - Banyak orang yang mengaku NU mengira bahwa menjadi NU itu sudah cukup dengan Qunut, Tahlil, Maulidan, Ziarah Kubur dan lain sejenisnya. Padahal, itu hanya sebagian kecil pondasi Ke-NU-an dari segi Amaliyah. Sebab, sejatinya menjadi Nahdlatul Ulama' itu harus memiliki 4 (empat) fondasi utama. Yakni fondasi yang sudah diwariskan oleh para ulama' pendiri NU. apa saja 4 (empat) pondasi itu ? 1. AMALIYAH Nahdlatul Ulama' merupakan organisasi islam yang mengusung ideologi _Ahlussunnah Wal Jama'ah_. Yakni ideologi yang menjaga kemurnian islam dengan berpegang pada Sunnah Nabi dan Para Sahabat. Dengan terdisiplin melalui sanad ilmu yang jelas, dengan ciri-ciri termudah : Bermadzhab pada salah satu Madzhab Fiqih yang 4 (empat) ; _Hanafi, Maliki, Syafi'i_ dan _Hanbali_. Ber-akidah ses...