Warta NU

Hadiri Pelatikan PC IPNU IPPNU 2021-2023 Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto : Saya Bangga

Hadiri Pelatikan PC IPNU IPPNU 2021-2023 Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto : Saya Bangga

BANOM, Warta NU
MEDIANUTASIKMALAYA – PC IPNU IPPNU Kabupaten Tasikmalaya telah resmi dilantik pada Minggu, 19 September 2021 di Pendopo Kabupaten tasikmalaya. Pelantikan PC IPNU IPPNU Kabupaten Tasikmalaya dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya yakni H. Ade Sugianto, dan juga aparatur pemerintahan, Sekretaris Daerah, Mohammad Zen. Pelantikan ini juga dihadiri oleh ketua Tanfidziyah, KH. Atam Rustam, M.Si, Sekretaris PCNU, Drs. Abdul Wahid, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, dan juga para alumni IPNU IPPNU Kabupaten Tasikmalaya. Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dengan adanya IPNU dan IPPNU di Kabupaten Tasikmalaya. Foto Bersama Tamu Undangan Pelantikan PC IPNU IPPNU Kabupaten Tasikmalaya/RKP Official IPNU IPPNU di Tasikmalaya ini men...
Innalillahi, Ibunda Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah Tasikmalaya Tutup Usia

Innalillahi, Ibunda Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah Tasikmalaya Tutup Usia

Warta NU
Media NU, Tasikmalaya Kabar duka kembali dirasakan seluruh warga Nahdiyyin di Tasikmalaya, Tepat hari Kamis, 16 September 2021, Ibunda Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah tutup usia yakni Hj. Siti Shofiyah Binti KH. Zainal Musthafa, Innalillahi wa inna illaihi rojiun. Hj. Shofiyah juga merupakan ibunda dari Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH. Atam Rustam M.SI. Ibunda Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah, Hj. Shofiyah Binti KH. Zainal Mushtafa meninggal dunia pada usia 87 tahun. Potret Hj. Siti Shofiyah Binti Zainal Musthafa, tutup usia hari ini Kamis, 16 September 2021 Semua warga Nadhiyyin di Kabupaten Tasikmalaya merasakan kehilangan sosok sang Ibunda Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah sekaligus Ibunda dari Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya. Mari bersam...
Innalillahi, Ketua PC LAZISNU Kab. Tasikmalaya Wafat

Innalillahi, Ketua PC LAZISNU Kab. Tasikmalaya Wafat

Warta NU
Foto Alm Ketua LAZISNU Kab. Tasikmalaya, Drs. H. Usep Hudaebi, M.SI Tasikmalaya, MediaNU Innalillahi wa innailaihi rojiun. Keluarga besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Tasikamalaya berduka, Ketua PC LAZISNU Kab. Tasikmalaya Drs. H. Usep Hudaebi, M.SI wafat. "Beliau (H.Usep) wafat tadi malam pukul 23.50 WIB saat masih menjalani perawatan di RS TMC Kota Tasikmalaya," jelas Pengurus PC LAZISNU Kab. Tasikmalaya, M Ihsan Nurul maki, S.Hi, Sabtu (04/09) Menurutnya, jenazah Ketua PC LAZISNU Kab. Tasikmalaya yang sekaligus pimpinan pondok pesantren manarul irsyad borolong singaparna ini sedang dilakukan penjemputan dari RS TMC Kota Tasikmalaya akan dimakamkan di Gunung Toke kp. Cihaur Desa Cipakat Kec. Singaparna Kab. Tasikmalaya besok pagi. "Rencananya akan dimakamka...
Bahstul Masail Untuk Menjaga Tradisi

Bahstul Masail Untuk Menjaga Tradisi

KAJIAN, Warta NU
Sariwangi, MediaNUNahdlatul Ulama memiliki tradisi bermusyawarah dalam setiap menyikapi segala macam permasalahan yang berkaitan dengan hukum agama yakni melalui forum Bahtsul Masail sehingga setiap persoalan yang muncul ada jawaban lengkap dengan dalilnya Demikian ditegaskan Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam saat menghadiri Bahtsul Masail yang digelar di Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/9). "Sejak dulu tradisi NU itu ketika ada masalah berkaitan dengan hukum yang terjadi pada masyarakat, pasti selalu diselesaikan melalui forum Bahtsul Masail," jelas Kiai atam. Sementara itu Ketua Pelaksana Bahtsul Masail Ajengan Husni Aziz Mubarok menyampaikan dalam acara kali ini ada tiga bahasan masalah. Pert...
Kartanu Saba Pasantren, Sakola dan Kampus

Kartanu Saba Pasantren, Sakola dan Kampus

Warta NU
Kegiatan Rapat Rutina Pengurus Cabang (PCNU) Kab. Tasikmalaya, Kamis, 2 september 2021 Tasikmalaya, MediaNU Transformasi Digital terus diupayakan oleh organisasi Islam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). Terbaru, Ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut melaunching aplikasi Kartanu yang merupakan akronim dari Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama. Kartu ini merupakan kartu identitas yang dimiliki oleh setiap warga NU. kehadiran Kartanu dimaksudkan bukan hanya hadir sebagai penanda atau identitas saja, namun lebih dari itu Kartanu terus dikembangkan dalam rangka memudahkan warga NU dan juga sekaligus sebagai sebuah bentuk khidmat dan pelayanan keummatan. Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Drs. H. Abdul Wahid mengungkapkan, aplikasi Kartanu yang saat ini dapat d...
IDEOLOGI PASANTREN CIPASUNG

IDEOLOGI PASANTREN CIPASUNG

KAJIAN, Warta NU
(Refleksi dari Biografi alm. KH. Ruhiat Pendiri Pondok Pesantren Cipasung) Oleh: KH. Muhammad Rizqi Romdhon[1] Bismillah, walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah ‘amma ba’du. Dalam rangka menyambut Haul alm. KH. Ruhiat Pendiri Pondok Pesantren Cipasung yang ke 44, kami ingin berpartisipasi dengan mempersembahkan sebuah curat-coret yang merupakan kegelisahan hati kami atas hilangnya identitas dan jatidiri pada beberapa santri dan alumni Cipasung. Beberapa santri dan alumni Cipasung seakan-akan tidak mengamalkan ruh dari inti pengajaran dan pendidikan yang diajarkan oleh Cipasung. Oleh karena itu dengan adanya tulisan ini semoga bisa menjadi pengingat bagi mereka, bahwa inilah yang diajarkan oleh Cipasung. Tidak bermaksud mengajari, hanya mendongengkan kembali kisah Abah Ajen...
SEJARAH BERDIRINYA NAHDLATUL ULAMA DI TASIKMALAYA

SEJARAH BERDIRINYA NAHDLATUL ULAMA DI TASIKMALAYA

ASWAJA CENTER, KAJIAN, Warta NU
Oleh: Muhammad Rizqi Romdhon [ii] Awal mula semangat pendirian Nahdlatul Ulama (NU) di Tasikmalaya adalah datangnya salah seorang PBNU ke Tasikmalaya yaitu KH Abdullah Ubaid untuk berpidato di Masjid Agung Tasikmalaya. Ketika itu beliau membahas qadliyah kebijakan kolonial Belanda terkait suntik mayat. Dalam pidatonya di masjid tersebut beliau memfatwakan bahwa suntik mayat merupakan hal yang haram. Pidato ini mendapat aplus dan sambutan hangat dari para hadirin, polisi kolonial hampir saja menurunkan penceramah kalau tidak diteruskan dengan kalimat “kecuali kalau sangat dibutuhkan”. Peristiwa ini memberi inspirasi kepada para ajengan di Tasikmalaya untuk ikut bergabung dengan Nahdlatul Ulama. Selain peristiwa itu pula, NU telah masuk ke Tasikmalaya sekitar tahun 1928 yang dibawa oleh K...
Hidupi Keluarga dengan Budidaya Belut

Hidupi Keluarga dengan Budidaya Belut

BANOM, Warta NU
Nurmaki, Kader Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cikatomas, Kab. Tasikmalaya untuk menghidupi keluarganya dengan budidaya belut (Foto: NU Online Jabar/Ilham)Tasikmalaya, Media NU Nurmaki, Kader Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cikatomas, Kab. Tasikmalaya untuk menghidupi keluarganya dengan budidaya belut. "Peluang pasar dan persaingan pada usaha budidaya belut ini tergolong rendah," katanya, Senin, beberapa waktu lalu Ia menceritakan, budidaya itu ditekuni sejak akhir 2019 dengan memanfaatkan kolam kecil dekat rumahnya. Waktu itu ia memulainya dengan modal Rp1,5 juta untuk membeli bibit belut dan keperluan lainnya. Dua tahun kemudian, berkat ketekunan dan kesungguhannya, usaha budidaya belut berkembang. Saat ini ia memiliki dua kolam tembok dan dua kolam terpal serta punya seorang pekerja....
9 Kader IPNU Kab. Tasikmalaya Resmi Dilantik

9 Kader IPNU Kab. Tasikmalaya Resmi Dilantik

BANOM, Warta NU
Prosesi Pelantikan PW IPNU Jawa Barat Bandung, MediaNU IPNU adalah organisasi yang bersifat keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan kebangsaan dan keagamaan yang berfungsi sebagai wadah perjuangan pelajar Nahdlatul Ulama dalam pendidikan, keterpelajaran untuk mempersiapkan kader-kader penerus NU yang mampu melaksanakan dan mengembangkan Islam Ahlusunnah Waljamaah untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai-nilai nahdliyah. Selain itu juga menjadi wadah komunikasi pelajar untuk memperkokoh ukhuwah nahdliyah, islamiyah, insaniyah dan wathoniyah. Pada hari ini kamis (27/8) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang bertempat di Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. Kepengurusan PW IPNU Provinsi ...
Jerat Hukum Para Pelengser Gus Dur (Bagian 1)

Jerat Hukum Para Pelengser Gus Dur (Bagian 1)

Warta NU
  Oleh Muhtar Said   Desember 2019, publik digemparkan dengan terbitnya buku berjudul “Menjerat Gus Dur”. Buku karangan Virdika Rizky Utama merupakan hasil riset yang dilakukan oleh Virdika dengan berdasar pada dokumen-dokumen yang ia gali dan kaji. Tidak disengaja, Virdika menemukan dokumen penting yang isinya catatan tentang strategi pelengseran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden RI. Bahkan dalam catatan yang ia dapat ditemukan ada perencanaan untuk memborong dollar guna merekayasa kekacauan ekonomi, melakukan beberapa strategi fitnah dibungkus dengan penggiringan opini yang melibatkan para intelektual dan para pejabat negara. Strategi pelengseran Gus Dur sebagai Presiden yang diangkat secara konstitusional, apabila dilihat dari kaca mata hukum ...